Sekadar Melepas Penat

Jarang-jarang jalan-jalan kalau sedang di Bandung. Mentok-mentok biasanya main bareng kawan SMA. Bukan apa-apa, kalau udah menyentuh Bandung, raga ini rasanya terpanggil hanya untuk berada di rumah orang tua tercinta. Ya, bagaimana tidak, cuacanya enak sekali untuk istirahat. Tapi, angin Bandung sekarang-sekarang sepertinya mengalami anomali. Entah mengapa sangat dingin, menusuk tulang. Intinya sih, takut masuk angin.

Hari ini libur. Kakakku (selanjutnya panggil saja teteh) juga berarti libur kerja. Sekalian mau cari kado buat teman, saya ikut aja jalan-jalan. Lumayan, kalau bareng teteh biasanya ditraktir (dan memang seperti itu adanya *yes!). Berangkat naik angkutan setia dari kecil (baca: angkot), masih bertanya-tanya akan kemana. Tujuan yang disebut Mal semua. Bingung abisnya. Setengah perjalanan, teteh bilang,” Ya udahlah, BIP aja.” Ya sudah. (Yang penting ditraktir).

Akhirnya mentok nonton di Empire. Dan film-nya banyak yang ingin ditonton. Antara “Don’t Be Afraid Of The Dark”, “5 Days of War”, sama “Hafalan Shalat Delisa”. Pilihan jatuh pada yang kedua. Padahal kayanya teteh pengen yang pertama. Cuma saya bilang, saya liat di linimasa twitter kemarin tentang review-nya yang gimanaaa gitu (emang gajelas). Daripada beli kucing dalam karung, akhirnya nonton film perang lebih seru. Tentu, ini juga berkat @aiskairun yang rekomendasi film jurnalisme perang ini. Ya, alhamdulillaah, kami tak kecewa.

Ga penting sih masukin gambar di atas. Gapapalah biar gaya. Kemudian, setelah okonomiyaki, ice chocolate blended, dan pop corn caramel ditampung di perut kami, sebuah kios baso dekat rumah jadi sasaran tempat makan selanjutnya. Bihun Baso Cincang + Baso Urat: Menggiurkan.

Bersyukur mengalami nikmat dunia. Melepas penat judulnya. Semoga semua bahagia :)

P.S: bertemu @basthun di BIP, sudah lama sekali.

  1. detindentist said: film itu rame.
  2. adrinurmuhammad posted this

Cerita Fana, powered by Tumblr, Beckett theme by Jonathan Beckett